Kisah Sangkuriang
Sangkuriang menendang sampan besar yang telah dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh tertelungkup, lalu menjadi sebuah gunung yang bernama Tangkuban Perahu.
Timun Mas
Ia pun melemparkan senjatanya yang terakhir, segenggam terasi udang. Lagi-lagi terjadi keajaiban. Sebuah danau lumpur yang luas terhampar. Raksasa terjerembab ke dalamnya. Tangannya hampir menggapai Timun Mas. Tapi danau lumpur itu menariknya ke dasar. Raksasa panik. Ia tak bisa bernapas, lalu tenggelam.
Cindelaras
Dua ekor ayam itu bertarung dengan gagah berani. Tetapi dalam waktu singkat, ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja. Para penonton bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras dan ayamnya.
Si Kelingking
Kelingking pun merasa senang melihat istrinya bahagia karena mempunyai suami yang gagah dan tampan. Akhirnya, mereka pun hidup bahagia. Si Kelingking memimpin negerinya dengan arif dan bijaksana, dan rakyatnya hidup damai dan sejahtera.
Danau Toba
Setelah petani mengucapkan kata-kata tersebut, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras.
Saturday, April 9, 2016
La Dana dan Kerbaunya
Kisah Putri Tandampalik
Pada suatu hari Raja Bone pun turut mendengar berita baik itu
sehingga membuat beliau ingin menikahkan putra mahkota kerajaan Bone
dengan putri Tandampalik,maka iapun mengutus para pengawalnya untuk
melamar putri Tandampalik ke kerajaan Luwu.Sesampainya di Luwu utusan
itu disambut dengan ramah dan baik.Akan tetapi Datu Luwu merasa sangat
bingung akan lamaran itu karena , menurut adat setempat , seorang gadis
Luwu dilarang menikah dengan pemuda dari negeri lain, dan jika lamaran
tersebut ditolak maka aka menimbulkan peperangan antar kedua negeri.











